Selasa, 09 Desember 2008

Tips Menghemat Energi Listrik

Kehidupan modern memungkinkan manusia hidup dalam suasana yang nyaman dan serba praktis. Hal ini semua dimungkinkan dengan adanya energi listrik. Dengan berbagai jenis peralatan listrik, energi listrik dapat diubah menjadi energi putar, panas, cahaya, serta sinyal audio-video, sesuai kebutuhan. Proses perubahan energi hingga listrik siap pakai di rumah-rumah atau di kantor-kantor membutuhkan biaya. Besarnya biaya yang harus disediakan tergantung dari jumlah tenaga listrik yang dimanfaatkan, atau sering disebut dengan jumlah kWh terpakai.

Kiat Menghemat Energi Listrik di Rumah Tangga

Mendengar tidak sama dengan melihat dan melihat tidak sama dengan melakukan. Ajaran seindah apapun tidak akan ada gunanya jika tidak dilakukan. Sayangilah listrik anda, mulailah dengan menggunakannya dengan hemat dengan menjalankan tips-tips berikut.

Prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan dan menumbuhkan sikap hemat energi listrik di rumah tangga, antara lain : Menyambung daya listrik dari PLN sesuai dengan kebutuhan. Rumah Tangga kecil misalnya, cukup dengan daya 450 VA atau 900 VA, rumah tangga sedang cukup dengan daya 900 VA hingga 1300 VA. Memilih peralatan rumah tangga yang tepat dan sesuai kebutuhan. Membentuk perilaku anggota rumah tangga yang hemat listrik, seperti: Menyalakan alat-alat listrik hanya saat diperlukan. Menggunakan alat-alat listrik secara bergantian. Menggunakan tenaga listrik untuk menambah pendapatan rumah tangga (produktif). Peralatan listrik rumah tangga pada umumnya sudah dirancang untuk pemakaian listrik yang hemat, namun pada prakteknya masih ditemukan pemborosan energi listrik. Hal ini dapat terjadi antara lain karena penggunaan peralatan dengan cara yang kurang tepat.

Langkah-langkah Penggunaan Peralatan Listrik Rumah Tangga Dalam Menghemat Pemakaian Energi Listrik

Lemari Es
Memilih lemari es dengan ukuran/kapasitas yang sesuai. Membuka pintu lemari es seperlunya, dan pada kondisi tertentu dijaga agar dapat tertutup rapat. Mengisi lemari es secukupnya (tidak melebihi kapasitas). Menempatkan lemari es jauh dari sumber panas, seperti sinar matahari, kompor. Meletakkan lemari es minimal 15 cm dari dinding/tembok rumah. Tidak memasukkan makanan/minuman yang masih panas ke dalam lemari es. Membersihkan kondensor (terletak di belakang lemari es) secara teratur dari debu dan kotoran, agar proses pelepasan panas berjalan baik. Mengatur suhu lemari es sesuai kebutuhan karena semakin rendah / dingin temperatur, semakin banyak konsumsi energi listrik. Mematikan lemari es bila tidak digunakan dalam waktu lama.

Setrika Listrik.
Mengatur tingkat panas yang diperlukan sesuai dengan bahan pakaian yang akan diseterika. Membersihkan bagian bawah setrika dari kerak yang dapat menghambat panas. Mematikan setrika segera setelah selesai menyetrika atau bila akan ditinggalkan untuk mengerjakan yang lain.

Televisi, Radio, Tape Recorder
Mematikan televisi, radio, tape recorder, serta peralatan audio visual lainnya bila tidak ditonton atau tidak didengarkan.

Kipas Angin.
Membuka ventilasi/jendela rumah untuk memperlancar udara ke dalam rumah. Mematikan kipas angin bila ruangan tidak digunakan, atau gunakan kipas angin yang dilengkapi alat pengatur waktu (timer) dan atur timer sesuai kebutuhan. Mengatur kecepatan kipas sesuai keperluan.

Pengatur Suhu Udara (AC).
Memilih AC hemat energi dan daya yang sesuai dengan besarnya ruangan. Mematikan AC bila ruangan tidak digunakan. Mengatur suhu ruangan secukupnya, tidak menyetel AC terlalu dingin. Menutup pintu, jendela dan ventilasi ruangan agar udara panas dari luar tidak masuk. Menempatkan AC sejauh mungkin dari sinar matahari lansung agar efek pendingin tidak berkurang. Membersihkan saringan (filter) udara dengan teratur.

Memakai Listrik Mudah dan Nyaman
Dalam kehidupan modern, manusia cenderung ingin hidup dalam suasana yang serba nyaman, cepat dan praktis. Berkat perkembangan ilmu dan teknologi, telah tersedia banyak ragam peralatan yang mempermudah kehidupan manusia. Semua peralatan yang sangat membantu itu, memerlukan tenaga listrik, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Melalui berbagai jenis peralatan listrik, tenaga listrik dapat diubah menjadi tenaga putar, panas, cahaya, serta sinyal audio-video, sesuai dengan kebutuhan.
Sambil menikmati kemudahan dan kenyamanan hidup melalui peralatan listrik, tentunya memerlukan biaya. Besarnya biaya yang harus kita sediakan itu tergantung dari jumlah tenaga listrik yang kita manfaatkan, atau sering disebut dengan jumlah kWh terpakai.
Kiat Menghemat Energi Listrik di Rumah Tangga
Penggunaan peralatan listrik di era modern sekarang ini semakin luas dan beragam, mencakup industri berat sampai rumah tangga.
Peralatan listrik rumah tangga pada umumnya sudah dirancang untuk pemakaian listrik yang efisien/hemat, namun dalam prakteknya masih ditemukan pemborosan energi listrik. Hal ini dapat terjadi antara lain karena penggunaan peralatan dengan cara yang kurang tepat.
Prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan dan menumbuhkan sikap hemat energi listrik di rumah tangga, antara lain :
1. Menyambung daya listrik dari PLN sesuai dengan kebutuhan. Rumah Tangga
kecil misalnya, cukup dengan daya 450 VA atau 900 VA, rumah tangga
sedang cukup dengan daya 900 VA hingga 1300 VA.
2. Memilih peralatan rumah tangga yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan. 3. Membentuk perilaku anggota rumah tangga yang berhemat energi listrik,
seperti:
• Menyalakan alat-alat listrik hanya pada saat diperlukan.
• Menggunakan alat-alat listrik secara bergantian.
• Menggunakan tenaga listrik untuk menambah pendapatan rumah tangga (produktif).
Langkah-langkah Penggunaan Peralatan Listrik Rumah Tangga Dalam Menghemat Pemakaian Energi Listrik.
1. Lemari Es/Kulkas.
• Memilih lemari es dengan ukuran/kapasitas yang sesuai.
• Membuka pintu lemari es seperlunya,dan pada kondisi tertentu dijaga agar dapat tertutup rapat.
• Mengisi lemari es secukupnya (tidak melebihi kapasitas).
• Menempatkan lemari es jauh dari sumber panas, seperti sinar matahari, kompor.
• Meletakkan lemari es minimal 15 cm dari dinding/tembok rumah.
• Tidak memasukkan makanan/minuman yang masih panas ke dalam lemari es.
• Membersihkan kondensor (terletak di belakang lemari es) secara teratur dari debu dan kotoran, agar proses pelepasan panas berjalan baik.
• Mengatur suhu lemari es sesuai kebutuhan/tidak terlalu rendah, oleh karena semakin rendah/dingin semakin banyak konsumsi energi listrik.
• Mematikan lemari es bila tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama.
2. Seterika Listrik
• Mengatur tingkat panas yang diperlukan sesuai dengan bahan pakaian yang akan diseterika.
• Membersihkan bagian bawah seterika dari kerak yang dapat menghambat panas.
• Mematikan seterika segera sesudah selesai menyeterika atau bila akan ditinggalkan untuk mengerjakan yang lain.
3. Televisi, Radio, Tape Recorder
• Mematikan televisi, radio, tape recorder, serta peralatan audio visual lainnya bila tidak ditonton atau tidak didengarkan.
4. Pompa Air.
• Menggunakan tangki penampung air dan menyalakan pompa air hanya bila air di dalam tangki hampir habis, atau menggunakan sistem kontrol otomatis.
• Akan lebih baik bila menggunakan pelampung pemutus arus otomatik, yang akan memutus arus listrik ke pompa air bila air sudah penuh. Semakin sering pompa air "hidup mati", semakin besar daya listrik yang dipakai.
• Memilih jenis pompa air sesuai dengan kebutuhan dan yang memiliki tingkat efisiensi yang tinggi.
5. Kipas Angin.
• Membuka ventilasi/jendela rumah untuk memperlancar udara ke dalam rumah.
• Menghidupkan kipas angin seperlunya dan mematikan bila tidak perlu lagi.
• Memilih kipas angin yang memiliki alat pengatur waktu (timer) danmengatur timer sesuai dengan kebutuhan.
• Mengatur kecepatan kipas sesuai keperluan.
6. Pengatur Suhu Udara (AC).
• Memilih AC hemat energi dan daya yang sesuai dengan besarnya ruangan.
• Matikan AC bila ruangan tidak digunakan.
• Mengatur suhu ruangan secukupnya, tidak menyetel AC terlalu dingin.
• Menutup pintu, jendela dan ventilasi ruangan agar udara panas dari luar tidak masuk.
• Menempatkan AC sejauh mungkin dari sinar matahari lansung agar efek pendingin tidak berkurang.
• Membersihkan saringan (filter) udara dengan teratur.
7. Mesin Cuci.
• Memilih mesin cuci dengan kapasitas sesuai dengan jumlah cucian setiap hari.
• Memakai mesin cuci sesuai dengan kapasitasnya. Bila melebihi kapasitas, dapat menambah beban pemakaian tenaga listrik. Bila cucian hanya sedikit usahakan mencuci dengan tangan saja.
• Alat pengering sebaiknya hanya digunakan pada saat mendung atau hujan. Bila hari cerah di jemur saja.
8. Penanak Nasi (Rice Cooker)
• Memilih rice cooker dengan kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan.
• Meletakkan rice cooker dalam posisi tegak sehingga alat pemutus aliranlistrik akan bekerja baik.
• Memasak nasi sesuai dengan kapasitas rice cooker.
• Mengusahakan untuk menanak nasi mendekati waktu makan.
• Memeriksa selalu alat pemutus aliran listrik otomatis. Bila alat ini rusak maka listrik akan terus mengalir ke elemen pemanas meskipun nasi telah matang.
9. Penghisap Debu (Vacuum Cleaner)
• Memilih vacuum cleaner sesuai dengan kebutuhan dan dengan daya secukupnya.
• Membersihkan kantong debu segera setelah selesai menggunakan vacuum cleaner.
• Menggunakan vacuum cleaner untuk pekerjaan yang cukup berat, bila untuk pekerjaan ringan/kecil gunakan saja sapu dan alat pembersih lainnya.
• Mematikan segera vacuum cleaner apabila motor menjadi panas atau terjadi perubahan suara motor, kemungkinan terjadi sesuatu yang mengganggu kerja vacuum cleaner.
10. Lampu Penerangan
• Menggunakan lampu hemat energi.
• Menggunakan ballast elektronik dan memasang kondensator pada jenis lampu TL/Neon.
• Menghidupkan lampu hanya pada saat diperlukan saja, dan matikan lampu bila tidak diperlukan lagi.
• Warna dinding, lantai dan langit-langit yang terang sangat membantu dalam meningkatkan efisiensi lampu penerangan.
• Memasang lampu penerangan sesuai/sedekat mungkin dengan obyek yang diterangi.
• Mengatur perabotan rumah agar tidak menghalangi cahaya lampu penerangan.
• Membersihkan gelas lampu apabila kotor/berdebu agar tidak menghalangicahaya lampu.

Krisis Global

sekedar untuk di telaah:
Krisis ekonomi global yang bermula dari krisis perbankan di amerika sekarang sudah mulai terasa di indonesia, banyak perusahaan mulai mengurangi produksinya sehingga berdampak pada pengurangan pekerja, pengangguran bertambah lagi dari banyaknya TKI yang dipulangkan karena negara tersebut juga terimbas oleh krisis global. Coba kita kita telaah permasalahan ini dan kita coba cari solusinya.
Permasalahan:
1. Krisis keuangan di AS sangat sangat parah, karena sistem keuangan yang salah. Banyak pengusaha yang jatuh bangkrut dan menjadi stress
2. Krisis itu telah menjalar ke seluruh dunia, sekali lagi tidak ada yang
selamat. Kalo ada rumor yang mengatakan bahwa negara ini bakal kuat,
bakal jadi pemimpin, jangan percaya.
3. Banyak negara sudah memasuki masa resesi, seperti Inggris dan
Singapur. Sebenarnya banyak sekali negara sudah masuk resesi tapi secara definisi
belum karena dalam definisi ekonomi suatu negara dinyatakan resesi bila
pertumbuhan ekonominya negatif 2 kuartal berturut2. Jadi yang tinggal di
Singapore , Inggris dan US benar2 harus melakukan perubahan cara hidup
mulai sekarang.
4. Krisis ekonomi sudah menjalar ke sektor real artinya akan kita
rasakan. Sekarang sebenarnya sudah tapi tidak banyak orang awam yang benar2 sadar
dampaknya. Ekspor kita sudah melambat, harga2 komoditas kita sudah jatuh,
eksportir2 kita sudah memecati karyawan, impor ilegal sudah masuk.
Pertumbuhan ekonomi kita bisa negatif.
5. Sektor2 yang paling dulu terkena imbasnya adalah properti, manufaktur,
pertambangan, perkebunan.. ..sebenarnya sekarang udah terasa. Jadi tahun
depan jangan harapkan perusahaan kalian kasi bonus besar lagi atau kasi
kenaikan gaji tinggi lagi,
Artinya : Semua orang, semua negara sedang dalam perang memperebutkan
cash. Siapa yang punya cash nantinya punya kemampuan lebih untuk bertahan

Solusi:

1. Gaji dan semua income jangan dibelikan investasi lagi. PEGANG CASH.
Buat kalian yang pas2an sekali, aku saranin, akumulasi cash dalam bentuk hard
cash yaitu rekening tabungan (yang bisa ditarik dengan ATM). So, gaji
masuk jangan belanja apa2.
2. Barang2 tertier terutama yang bakal dibeli pake kredit nanti dulu deh,
pegang cash dulu. Barang2 akan mahal, susu anak mahal...so, pegang cash.
3. Bila kalian dengar harga emas naik dan sebagainya, jangan tergiur.
Emas memang naik, tapi sangat volatile. Contoh temanku, beli emas, niatnya mau
jualan,....eh telat, sekarang turun lagi. Lagian percaya deh, sulit
jualnya karena semua orang dalam kondisi pengin jualan. Kalian bisa beli
kemungkinan besar susah jualnya
4.Investasi tunda dulu deh. Kalo memang ada duit lebih deposito saat ini
yang paling cocok, itu juga near to cash walaupun ada jatuh temponya. Nah
untuk deposito aku saranin:
4.a. Masukkan ke bank yang aman, buat kalian aku sarankan kalo bisa bank
pemerintah.
4.b Bunga penjaminan pemerintah hanya 10%. Artinya bila deposito kalian
mendapat bunga di atas 10% maka uang kalian tidak akan dijamin oleh
pemerintah. Bila, bank itu kolaps, maka uang kalian bisa saja
hilang....lang lang. Terus nominal yang diganti hanya maksimal 2 M. Mungkin kalian tidak
ada yang punya sebanyak itu tapi informasi ini bisa dishare ke bokap atau nyokap.
5. Jangan panik lalu ikut2an beli emas atau dollar. Dollar justru
tinggi2nya. Udah Rp 10,000 an. Dollar yang tinggi ini karena investor
asing menarik uangnya dari Indonesia , mereka kan butuh dollar supaya bisa
dibawa ke negara mereka. Jadi bukan karena kondisi ekonomi kita yang jelek.

Rumor:
1. Ekonomi Indonesia kuat, jauh lebih kuat daripada Singapore bahkan.
Singapore sudah masuk resesi, 2 kuartal berturut2 -6%. Indonesia masih
tumbuh 6%. Bila ada rumor yang mengatakan bahwa krisis kali ini
disebabkan oleh pemerintah kita yang payah jangan percaya. Tim ekonomi kita sekarang
ini tangguh. Cara mereka menanggulangi krisis sudah on track. BI mungkin
membuat kebijakan yang mengejutkan tapi Menkeu tidak. I am objective di
sini karena aku pelaku pasar bukan orang politik.
2. Jadi, bila ada rumor yang mengajak kalian menggulingkan pemerintah
sekarang seperti zaman Soeharto, jangan terpancing.
3. Hutang luar negeri kita sangat2 kecil saat ini dan cadangan devisa
kita jauh lebih kuat daripada tahun 97/98. Dulu hutang luar negeri kita 100%
dan cadangan devisa kita nol. Saat ini kita juga tidak ada hubungan lagi
dengan IMF. Semua hutang kita itu independent.

Tindakan:
1. Selain menyediakan cash untuk keperluan kita dan keluarga, mulai
sekarang belilah dan pakailah produk dalam negeri. Aku ngga sok idealis, ini ada
logikanya. Logikanya gini. Sekarang semua negara butuh cash, istilahnya
ngga ada yang beli dagangan mereka, semua negara maunya jualan produk mereka
supaya dapat cash. Nah, ngapain coba kita ngasih rakyat negara lain
pendapatan dengan membeli produk2 mereka? Rugi amat. So, pake semua
produk lokal. Kita mulai dari diri kita sendiri. Belanja ke Singapore nya ntar
dulu. Travelling ke Phuket nya ntar dulu. Beneran....
2. Produk impor yang menggiurkan sudah masuk menyerbu ke Indonesia . Itu
sebenarnya dagangan negara2 lain yang tidak laku di USA karena USA dan
negara2 kaya dan maju sudah bangkrut sehingga ngga minat lagi. Harga
barang2 itu murah tapi sekali lagi, ngapain kasi makan negara lain sementara
negara2 itu sudah tidak punya kapasitas lagi kasih makan kita. Ini bukan kondisi
normal lagi ketika perdagangan antar negara terjadi karena saling
membutuhkan, ini sih negara yang jualan udah ngga bisa timbal balik beli
barang kita. Dong kan ? Lagian ati2, mereka masuk dengan barang2 palsu
kaya telur palsu dari bahan kimia.Yang sudah masuk sih barang2 dari China
karena ekspor mereka tidak terserap oleh US makanya dibuang ke Asia . Dan ingat
walaupun ekonomi China masih tumbuh 10% dan cadangan valas merekan
terbesar di dunia, duit mereka juga sudah banyak ketanam di AS sehingga mereka
juga merasakan dampak krisis ini.
3. Sekarang udah ngga pada kondisinya deh ngributin masalah politik dan
ideologi, so jangan terpancing.. . amankan dulu perut.

Investasi;

1. Bagi kalian yang punya reksadana di saham, kalo nilai investasi kalian
sudah di bawah 50%, biarkan saja, jangan dijual karena kalo kalian jual
maka uang kalian benar2 akan tinggal dikit. Biarkan saja nanti balik
lagi...tapi kali ini memang lama....minimal 2 tahun bahkan lebih. Sekali lagi ini
krisis yang sangat besar, terbesar sepanjang masa ekonomi dunia modern.
2. jangan beli asuransi dengan link lagi. Bila ada asuransi dengan link
didalamnya aku jamin hasil investasi kalian kecil sekali. Kalo belum lama
belinya tanya ke agennya bisa tidak diswitch ke murni asuransi.
3. Kalo memang ada duit lebih, masukkan saja ke deposito. Sekarang
yieldnya lagi tinggi tapi ingat penjelasan ku tentang deposito di atas.